Menyelami Evolusi Manusia dan Proses Seleksi Alam dalam Buku Sungai dari Firdaus (River Out of Eden)

Penulis: Muhamad Ikhsan
07 Juni 2022 09:26

Deskripsi Umum

Judul                     : Sungai dari Firdaus

Penulis                 : Richard Dawkins

Penerbit               : Kepustakaan Populer Gramedia

Tahun Terbit        : 2019

Jumlah Halaman: 202 halaman

Sungai dari Firdaus (2019) adalah salah satu karya Richard Dawkins yang menguak mengenai pandangan kaum Darwinian atas kehidupan makhluk hidup di Bumi. Teori evolusi dan seleksi alam yang disampaikan Charles Darwin di abad ke 19 mewarnai pemahaman manusia mengenai evolusi yang merupakan fakta yang tidak bisa dihindarkan dalam kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi, dari makhluk bersel satu sampai hewan, tumbuhan dan manusia sebagai kumpulan sistem sel yang menjadi entitas di planet ini. Berikut ini merupakan penjelasan secara umum mengenai salah satu buku yang telah saya baca di bulan November 2019 yang mungkin bisa menjadi salah satu referensi yang menarik untuk dibaca.

Sungai Digital dan Ibu Manusia yang Berasal dari Afrika

Bagian di buku yang dituliskan Richard Dawkins ini menjelaskan bagaimana pewarisan genetika turut andil dalam mewarnai eksistensi seluruh makhluk hidup di Bumi. Sungai digital yang diistilahkan oleh beliau merupakan satu sistem yang rumit atas pewarisan gen dan perkembangan / evolusi makhluk hidup yang terjadi secara alami dan sedemikian rupa. Zat-zat kimia yang berpadu menjadi genetika berpadu melalui proses pewarisan genetik berupa hubungan seksual antara spesies berjenis kelamin jantan dan betina. Ambillah contoh pada manusia, laki-laki dan wanita sama-sama menyumbangkan 23 pasang kromosom dalam pembuahan antara sel sperma dan indung telur. Dalam prosesnya, 23 pasang kromosom tersebut bersatu dan membawa warisan genetika yang berasal dari leluhur yang tetap terjaga sebagai data digital.

Sifat genetika yang dapat membawa lebih banyak data ketimbang memori penyimpanan yang diciptakan manusia menggoda peneliti untuk mengembangkannya menjadi masa depan penyimpanan data manusia. Selain alasan kapasitas, duplikasi data dalam genetika akan menghasilkan data duplikat tanpa kecacatan seperti yang ditemukan dalam fotokopian kertas maupun pancaran suara dari gelombang elektromagnetik. 

Beralih ke bagian berikutnya di buku ini, Dawkins mencoba untuk mengurai bagaimana mitos-mitos beragam di dunia yang menjelaskan mitos kesatuan asal-usul manusia yang bersumber kepada Ibu Hawa/ Eve di Afrika berdasarkan sains. Afrika dipilih karena dianggap merupakan tempat awal manusia hidup lalu menyebar ke seluruh penjuru dunia. Cara Dawkins menjelaskan asal usul manusia yang saling bersaudara satu sama lain menjadi menarik karena tidak sekadar disandarkan dengan manuskrip kuno maupun ide keagamaan tertentu. Seleksi alam dan pola perkawinan yang berbeda antara satu kelompok dengan lainnya turut mewarnai proses pewarisan genetika da nasal usul manusia. Dirinya menggunakan tes genetika yang dilakukan di berbagai wilayah di dunia untuk dibandingkan dengan genetika perempuan di Afrika.

Hasilnya tidak mengejutkan karena selama ini manusia memiliki kesamaan genetika di antara satu sama lain. Sungai DNA yang telah mengalir melalui serangkaian leluhur manusia secara berkesinambungan menghubungkan seluruh manusia dalam satu keturunan selama ratusan ribu tahun yang lalu. Perlu diingat bahwa Dawkins tidak berusaha melakukan pembenaran atas dasar keagamaan, namun lebih kepada pemenuhan rasa ingin tahu manusia atas lintasan waktu yang beredar jauh di atas masa kehidupannya.

Gen Egois yang Menyempurnakan Makhluk Hidup

Gen egois/ selfish gene berjasa dalam proses evolusi seluruh makhluk hidup sebagai upaya beradaptasi dengan lingkungan fisik dan menjaga eksistensi. Hal inilah yang disampaikan Dawkins untuk menyangkal kaum kreasionisme yang percaya bahwa Pencipta telah menjadikan kehidupan di dunia secara sempurna. Kenyataan yang disampaikan Dawkins adalah semua hal terus menyempurnakan dirinya dalam masa yang terus berjalan dalam proses evolusi. Penyempurnaan itu berjalan melalui seleksi alam dan genetik, misalnya dalam kasus evolusi Burung Cendrawasih jantan senantiasa mempertahankan keturunan burung yang berekor panjang dan indah agar keturunan berikutnya tetap lahir.

Perulangan sifat genetika membuat keturunan jantan berikutnya memiliki bentuk ekor yang semakin panjang dan indah. Keegoisan atas genetika tergambar dalam asas manfaat Darwinian yaitu memaksimalkan peluang DNA untuk bertahan hidup. Makhluk hidup tidak peduli apakah dalam maksimisasi peluang hidup tersebut ada makhluk lain yang dirugikan bahkan harus mati, yang terpenting adalah mempertahankan eksistensi. Dunia bukanlah tempat berbelas kasih, namun tempat bertahan hidup.

Bom Replikasi yang Menghidupkan Bumi

Kimia adalah dasar dari semua kehidupan di Bumi. Susunan kimia yang berpendar membutuhkan syarat untuk terciptanya molekul. Setiap molekul akan terus mereplikasi dirinya sendiri dalam jumlah berganda. Penggandaan tersebut akan menjadi asam nukleat DNA. DNA kemudian menggandakan dirinya menjadi beragam sifat yang berbeda menjadi rantai DNA. Rantai DNA kemudian menjadi sel, entah itu sel prokariotik ataupun eukariotik. Penggandaan sel yang berjumlah jutaan ataupun miliaran akan membentuk satu kesatuan sistem organ. Sistem organ tersebut akan bersinergi menjadi hewan, tumbuhan ataupun manusia.

Replikasi tidak berhenti sampai situ saja, kelompok hewan, tumbuhan dan manusia terus berganda melalui proses reproduksi. Manusia yang diberikan kesempatan lebih dalam penggunaan akal kemudian mengembangkan peralatan dan teknologi untuk menaklukan lingkungan sekitar dan memudahkan kehidupannya. Beragam teknologi yang kita nikmati saat ini merupakan hasil dari rantai yang panjang yang bermula pada bom replikasi dan akan terus berlanjut dalam masa yang tidak diketahui akhirnya. 

Kesimpulan

Buku ini kurang cocok dibaca untuk kamu yang menyukai pembahasan sains secara ringan karena bahasa yang lumayan kompleks dan butuh waktu dalam mencerna informasi di dalamnya. Namun saya rasa buku ini bisa menjadi pengisi waktu senggang kamu di rumah. Selain berisi informasi ilmiah, buku ini menjadi pengisi titik-titik informasi yang biasanya dihadirkan secara sepotong-sepotong dalam artikel online. 

Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Materi dan Pembelajaran SMA

Kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara (1)

21 Juli 2022 10:42
Sejarah Dunia

Memahami Revolusi Komunis Rusia Tahun 1917

21 Juli 2022 08:32
Sejarah Dunia

Memahami Revolusi Industri di Eropa

01 Juli 2022 04:05
Pengetahuan Umum

Memahami Liberalisme dan Sosialisme

01 Juli 2022 03:49