Mengenal Ideologi Nasionalisme dan Demokrasi

Penulis: Muhamad Ikhsan
01 Juli 2022 11:04

Ilustrasi Nasionalisme. Sumber: wix.com

Nasionalisme merupakan hal yang harus dimiliki semua orang. Perasaan ini dibutuhkan agar seseorang peduli dengan negaranya. Kepedulian tersebut harus ditanamkan sejak dini. Salah satu bentuk nasionalisme adalah partisipasi masyarakat dalam kegiatan demokrasi. Namun apakah nasionalisme dan demokrasi itu sebenarnya? Artikel ini akan membahas mengenai nasionalisme dan demokrasi.

Apa itu Nasionalisme?

Secara definisi, nasionalisme merupakan paham yang menyatakan bahwa kesetiaan individu terhadap negara dan bangsa harus diutamakan. Selain itu nasionalisme merupakan kesadaran manusia dalam berbangsa dan bernegara akibat kesamaan nasib dan asal kelahiranTokoh-

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nasionalisme merupakan paham/ajaran untuk mencintai bangsa dan negara sendiri. Pengertian kedua adalah kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa.

Latar Belakang Kemunculan Nasionalisme 

Kehadiran nasionalisme tidak bisa dilepaskan dari Revolusi Perancis dan Revolusi Industri pada abad ke-18 karena kedua peristiwa ini turut memicu kesadaran masyarakat untuk bersatu. Kesadaran tersebut digunakan untuk mengumpulkan kekuatan melawan penindasan di berbagai wilayah seperti wilayah jajahan yang menuntut kemerdekaan dan persamaan nasib.

Dari benua Eropa, nasionalisme kemudian menyebar ke benua-benua lain seperti Asia dan Afrika yang terdapat wilayah koloni Eropa untuk melepaskan diri dan menjadi merdeka.  

Melansir dari KBBI, demokrasi merupakan bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya yaitu pemerintahan rakyat. Demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.  

Apa itu Demokrasi?

Gagasan tentang demokrasi pertama kali muncul pada masa Yunani kuno pada abad ke-5 SM. Demokrasi pada masa Yunani Kuno dilakukan dengan cara langsung. Secara langsung berarti rakyat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dalam kehidupan negara. Hal ini dapat terlaksana karena jumlah penduduk Yunani masih sedikit. Demokrasi secara langsung tidak dapat dilakukan dalam masyarakat dengan penduduk yang sangat banyak, terutama di Indonesia.

Ilustasi demokrasi pada masa awal kemunculannya di Yunani. Sumber: libcom.org

Pada abad pertengahan, gagasan demokrasi di Eropa tidak digunakan karena pada masa itu kebanyakan negara menganut sistem feodalisme. Sistem feodalisme merupakan sistem kekuasaan yang mengutamakan kepemilikan lahan. Semakin banyak lahan yang dimiliki maka akan semakin besar kekuasaan seseorang/kelompok. Hal ini karena  pada masa tersebut masyarakat menganut pemahaman bahwa tanah menjadi sumber kekayaan dengan segala sesuatu yang ditumbuhkannya maupun digali dari dalamnya.

Piagam Magna Charta yang digagas Raja John pada tahun 1215 di Inggris menjadi tanda mulai digunakannya kembali demokrasi di Eropa. Piagam Magna Charta menjelaskan bahwa Raja John mengakui dan menjamin beberapa hak-hak masyarakat dengan dua prinsip yaitu:

  • Pembatasan kekuasaan raja.
  • Hak asasi manusia lebih penting daripada kedaulatan raja.

Tokoh-Tokoh Nasionalisme Dunia

Montesquieu

Lukisan Charles Montesquieu. Sumber: wikimedia.com

Filsuf Perancis, Montesquieu mengemukakan gagasan Trias Politica. Pembagian ini bertujuan agar pemerintah tidak berkuasa dengan absolut karena saling mengawasi satu sama lain. Teori tersebut membagi kekuasaan lembaga pemerintah ke dalam tiga lembaga yaitu:

  • Eksekutif sebagai pelaksana undang-undang
  • Legislatif sebagai lembaga pembuat undang-undang
  • Yudikatif sebagai lembaga yang mengawasi jalannya pemerintahan

John Locke

Lukisan John Locke. Sumber: soundcloud.com

Gagasan lainnya berasal dari filsuf asal Inggris yaitu John Locke. Dirinya menyatakan bahwa semua manusia memiliki hak-hak dasar seperti hak hidup, kemerdekaan, mengejar kebahagiaan, dan kedudukan yang setara dalam demokrasi dan hukum. Deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 1776 merupakan salah satu peristiwa yang terinspirasi dari pemikiran Joh Locke tersebut. 

Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Materi dan Pembelajaran SMA

Kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara (1)

21 Juli 2022 10:42
Sejarah Dunia

Memahami Revolusi Komunis Rusia Tahun 1917

21 Juli 2022 08:32
Sejarah Dunia

Memahami Revolusi Industri di Eropa

01 Juli 2022 04:05
Pengetahuan Umum

Memahami Liberalisme dan Sosialisme

01 Juli 2022 03:49