Memahami Seisme Bumi

Penulis: Ibnu Hayyan
15 Mei 2022 02:37

Seisme

Gerakan/getaran di permukaan bumi yang berasal dari lapisan-lapisan bumi. Getaran tersebut tidak bisa dilepaskan dari aktivitas dari lapisan inti bumi yang terdiri dari magma dan mengakibatkan pergeseran ataupun pergerakan lempeng bumi.

Berdasarkan peristiwa yang menyebabkan :

  • Gempa tektonik : Gempa yang disebabkan gerakan tektonik berupa retakan/patahan. Terkuat, areal luas
  • Gempa vulkanik : Gempa yang terjadi karena letusan gunung api. Kurang kuat, hanya terasa di daerah sekitar gunung tersebut
  • Gempa runtuhan (terban) : Runtuhnya atap gua yang terdapat dalam litosfer seperti gua kapur, dan terowongan tambang

Berdasarkan bentuk episentrumnya :

  • Gempa linier : Berbentuk garis (linier), gempa tektonik umumnya gempa linier. Sebab "patahan" sudah tentu merupakan suatu garis
  • Gempa sentral : Berbentuk titik. Gempa vulkanik dan gempa runtuhan

Berdasarkan letak/kedalaman hiposentrumnya :

  • Gempa dalam : 300-700 km
  • Gempa menengah : 100-300 km
  • Gempa dangkal : Kurang dari 100 km
  • Berdasarkan jarak episentrumnya :
  • Gempa dekat (lokal) : Kurang dari 10.000 km
  • Gempa jauh : Lebih dari 10.000 km

Istilah yang berkaitan dengan gempa

  • Seismologi : Ilmu tentang gempa
  • Hiposentrum : Pusat gempa di dalam bumi
  • Episentrum : Tempat di permukaan bumi/permukaan laut tepat di atas hiposentrum. "Pusat gempa dipermukaan bumi"
  • Seismograf : Alat pencatat gempa
  • Seismogram : Hasil pencatatan gempa oleh seismograf
  • Pleistoseista : Garis pada peta yang membatasi daerah yang mengalami kerusakan terhebat di sekitar episentrum
  • Isoseista : garis yang menghubungkan titik-titik pada permukaan bumi dimana intensitas gempanya sama
  • Homoseista : Garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang mengalami/mencatat gelombang primer pada waktu yang sama
  • Makroseista : daerah di permukaan bumi yang mengalami kerusakan terberat akibat gempa, dibatasi oleh pleistoseista

Gelombang Gempa

  • Gelombang longitudinal/gelombang primer : Gelombang gempa yang dirambatkan dari hiposentrum melalui lipatan litosfer secara menyebar dengan kecepatan antara 7-14 km per detik. Gelombang yang pertama kali tercatat pada seismograf
  • Gelombang transversal/gelombang sekunder : Gelombang gempa yang dirambatkan dari hiposentrum ke segala arah dengan kecepatan 4-7 km per detik
  • Gelombang panjang : Gelombang gempa yang dirambatkan dengan kecepatan kurang dari 3.5 km/detik dan merupakan gelombang perusak

Pencatatan Gempa

  • Seismograf horizontal
  • Seismograf vertikal

Skala Gempa

  • Skala Omori : Dengan 7 tingkatan kekuatan
  • Skala Richter : Charles Francis Richter

Pengaruh positif gempa bagi kehidupan

  1. Mengetahui jenis mineral yang ada di dalam bumi
  2. Mengetahui struktur lapisan kulit bumi
  3. Menentukan jenis konstruksi bangunan

 Pengaruh negatif gempa bagi kehidupan

  • Bangunan roboh/ambruk
  • Terjadinya kebakaran, karena terjadi sambungan pendek aliran listrik
  • Terjadi banjir, karena bendungan/tanggul yang bobol
  • Saluran pipa air dan gas putus
  • Terjadinya tsunami (gempa di dasar laut)
  • Sarana & prasarana transportasi rusak
  • Distribusi barang & jasa terhambat

Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Materi dan Pembelajaran SMA

Kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara (1)

21 Juli 2022 10:42
Sejarah Dunia

Memahami Revolusi Komunis Rusia Tahun 1917

21 Juli 2022 08:32
Sejarah Dunia

Memahami Revolusi Industri di Eropa

01 Juli 2022 04:05
Pengetahuan Umum

Memahami Liberalisme dan Sosialisme

01 Juli 2022 03:49