Memahami Revolusi Komunis Rusia Tahun 1917

Penulis: Muhamad Ikhsan
21 Juli 2022 08:32

Tahukah kamu bahwa sebelum menjadi Uni Soviet, Rusia merupakan negara kekaisaran? Selain itu peristiwa ini juga menginspirasi dibuatnya film kartun berjudul Anastasia. Simak artikel ini agar kamu tidak penasaran lagi.

Film Anastasia buatan Disney tahun 1997. (sumber: tv.apple.com)

Latar Belakang Revolusi Rusia

Pada akhir abad ke-19 masehi, Rusia yang masih berbentuk kekaisaran dipimpin oleh Tsar Nicholas II sebagai kaisar terakhir Rusia. Tsar Nicholas II mulai memerintah Rusia pada tahun 1894. Rusia saat itu merupakan negara feodal yang semena-mena terhadap rakyat serta para bangsawan yang hidup bermewah-mewahan.

Kemudian dibentuklah Partai Sosial Demokrat atau yang mewakili suara rakyat kecil pada tahun 1898. Seiring perbedaan pendapat, partai ini terpecah menjadi dua golongan yaitu Menshevik (sosial demokrat) pimpinan George Plekhanov dan Alexander Karensky serta Bolshevik (komunis) pimpinan Vladimir Ilyich Ulyanov (Lenin), Leon Trotsky, dan Joseph Vissarionovic (Stalin) pada tahun 1903.

Tsar Nicholas II (Sumber: biography.com)

Ketidakpuasan Terhadap Kepemimpinan Tsar Nicholas II

Pada awal abad ke-20 atau tepatnya pada tahun 1905 sekelompok rakyat berdemonstrasi menuntut keadilan sosial. Sayangnya demonstrasi tersebut tidak berjalan damai bahkan 1000 orang harus tewas akibat baku tembak antara pendemo dan pasukan keamanan. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Bloody Monday 1905.

Lama kelamaan keadaan Kekaisaran Rusia semakin memburuk secara sosial dan ekonomi. Ketimpangan yang besar dan tidak diperhatikannya masyarakat kecil membuat keadaan semakin mengenaskan. Puncak keparahan ini adalah ketika Kekaisaran Rusia mengikuti Perang Dunia I pada tahun 1914.

Ilustrasi Peristiwa Bloody Sunday (Sumber: Russiatoday.com)

Kekalahan Rusia dalam Perang Dunia I

Partisipasi Rusia dalam Perang Dunia I dimulai ketika Serbia sebagai sekutu Rusia diserang oleh Austria-Hungaria. Kekaisaran Rusia kemudian secara resmi mengikuti Perang Dunia I pada 28 Juli 1944 saat Austria-Hungaria mendeklarasikan perang kepada Serbia. Perang Dunia I kemudian berakhir dengan kekalahan Rusia. Negara ini semakin terpuruk, kepercayaan rakyat semakin surut. Belum lagi sikap para bangsawan yang hidup mewah dan tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat yang sengsara.

Proses Revolusi Rusia

Vladimir Lenin (sumber: britannica.com)

Jalannya Revolusi Rusia ternyata terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada bulan Februari 1917 dan Oktober 1917. Gelombang Revolusi Pertama terjadi pada 23-27 Februari 1917. Revolusi ini terjadi ketika golongan menengah dan Bolshevik Bersatu melawan Tsar Nicholas II. Revolusi ini berhasil menurunkan Tsar Nicholas II dari kursi kepemimpinan. Dalam revolusi ini kemudian dibentuk pemerintahan liberal pimpinan Alexander Karensky.

Revolusi gelombang pertama ternyata tidak bisa memuaskan golongan Bolshevik. Kaum Bolshevik menganggap bahwa pemerintahan Alexander Karensky lambat dalam bertindak. Pemerintahan Karensky kemudian dikudeta kembali oleh golongan Bolshevik pada bulan Oktober 1917. Revolusi ini kemudian dikenal dengan nama Revolusi Bolshevik.

Setelah dikuasai oleh Partai Bolshevik, Vladimir Lenin Kemudian membentuk negara Uni Soviet pada 30 Agustus 1922. Uni Soviet sendiri terdiri dari Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia, Republik Sosial Federasi Soviet Transkaukasia, Republik Sosialis Soviet Ukraina, dan Republik Sosialis Soviet Belarusia.

Setelah kematian Lenin pada 1924, kepemimpinan Uni Soviet dipegang oleh Joseph Vissarionovic yang lebih dikenal luas dengan nama Joseph Stalin. Pada masa Stalin, Uni Soviet melakukan kebijakan tirai besi/iron curtain. Kebijakan tirai besi merupakan kebijakan Uni Soviet yang memisahkan diri ataupun “menutup tirai”  dari kehidupan negara Eropa lain. Negara yang berdiri pada 1922 sayangnya harus bubar pada tahun 1991 akibat krisis ekonomi dan gelombang demonstrasi rakyat.

Pengaruh Soviet di Dunia

Ilustrasi Henk Sneevliet (sumber:bertotukan.com)

Ideologi komunisme yang dirintis Uni Soviet menyebar ke penjuru negara di dunia seperti RRC, Vietnam, Korea Utara, hingga Indonesia. Di Indonesia sendiri, ideologi sosialisme pertama kali diperkenalkan oleh organisasi Indische Sociaal Demoratische Vereeniging (ISDV)/ pimpinan Henk Sneevliet tahun 1914. ISDV kemudian berkembang menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI) yang menjadi salah partai komunis terbesar di dunia hingga dibubarkan oleh pemerintah pada tahun 1966 akibat peristiwa G-30S/PKI.

Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Materi dan Pembelajaran SMA

Kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara (1)

21 Juli 2022 10:42
Sejarah Dunia

Memahami Revolusi Industri di Eropa

01 Juli 2022 04:05
Pengetahuan Umum

Memahami Liberalisme dan Sosialisme

01 Juli 2022 03:49
Sejarah Dunia

Mengenal Ideologi Nasionalisme dan Demokrasi

01 Juli 2022 11:04